Adab Sebelum Ilmu

Pernahkah kita merasa, betapa seringnya  mendapat ilmu tentang sesuatu tapi rasanya sulit sekali hati tergerak untuk mengamalkannya. Dalam dunia parenting misalnya, entah sudah berapa kali kita mendengar bahwa memarahi anak akan memberi dampak yang buruk pada psikis mereka. Berulangkali pula kita dengar hadits Rasulullah tentang keutamaan menahan amarah, namun kita masih saja sulit menahan diri untuk tidak mengomel disaat tingkah laku anak begitu menguji. Kita sibuk mencari ilmu kesana kemari tapi sedikit sekali yang membekas dalam  amalan dan hati.
Rasanya ada sesuatu yang keliru dari cara kita mencari ilmu 😢

Satu bulan yang lalu saya memutuskan untuk mengikuti dua kuliah online yaitu Halaqah Silsilah Islamiyah (HSI) yang dibimbing oleh Ustadz Abdullah Roy dan Kuliah Bunda Sayang dari Institut Ibu Profesional (IIP). Menariknya dua kelas ini diawali dengan materi yang sama, tentang adab sebelum ilmu. Lalu tiba-tiba saya merasa sedih, mengingat perjalanan menuntut ilmu selama ini ternyata masih jauh sekali dari adab yang seharusnya. Jangan-jangan selama ini saya hanya fokus menimbun ilmu tanpa peduli dengan adabnya. Padahal ulama terdahulu sangat tinggi perhatiannya terhadap adab ini. Seperti yang yang telah dikatakan Ibnul Mubarok,

“Kami mempelajari masalah adab  selama 30 tahun sedangkan kami mempelajari ilmu selama 20 tahun.”

Adab qobla ‘ilmu. Tiga puluh tahun tentu bukan waktu yang singkat, butuh kesungguhan dan kesabaran dalam mempelajarinya. Semakin saya belajar tentang adab semakin saya mengerti kenapa para ulama menginvestasikan begitu banyak waktunya untuk mempelajari adab sebelum ilmu kepada gurunya. Karena adab lah yang akan menjadi kunci terbukanya hamparan ilmu yang dimiliki sang guru. Lebih dari itu, adab menjadi jaminan barakah atau tidaknya suatu ilmu bagi seseorang.

Dalam kajiannya, Ustadz Adi Hidayat menyampaikan setidaknya ada 3 keutamaan bagi orang yang mempelajari ilmu dengan adabnya.

1. Orang yang menjaga adab dan kepada Allah saat menuntut ilmu akan Allah percepat pemahamannya terhadap ilmu.
Yusuf bin Al Husain berkata,

“Dengan mempelajari adab, maka engkau jadi mudah memahami ilmu.”

2. Orang yang menuntut ilmu dengan adabnya akan mudah mengamalkan ilmu yang diterimanya.

3. Orang yang menuntut ilmu dengan adabnya akan Allah mudahkan ia dalam mengamalkan ilmu disertai adab dari ilmu yang tengah diamalkannya. Misalkan seseorang belajar tentang shalat tahajud kepada seorang ulama dengan memperhatikan adab saat belajar, maka Allah berikan ia kemudahan untuk mengamalkan shalat tahajud plus adab dari shalat tahajud itu sendiri.

Lalu apa saja adab yang harus kita perhatikan sebelum menuntut ilmu? Ada beberapa hal yang harus menjadi fokus kita, diantaranya :

🌸 Membersihkan tempat ilmu yaitu hati. Apabila hati bersih maka ilmu akan berkenan masuk. Semakin bersih hati, semakin mudah menerima ilmu.
🌸 Mengikhlaskan NIAT dalam mencari ilmu. Contohnya mencari ilmu untuk :
⏺Mengangkat kebodohan diri sendiri dan orang lain.
⏺Menghidupkan dan menjaga ilmu supaya tidak punah.
⏺Mengamalkan ilmu.
🌸 Mengumpulkan TEKAD untuk mempelajarinya, senantiasa memohon PERTOLONGAN ALLAH dan tidak merasa lemah.
🌸 Tawadhu dan tidak merasa paling tahu.
🌸 Memusatkan semangat untuk mempelajari Alquran dan Hadits.
🌸 Menempuh jalan yang benar dalam menuntut ilmu.
🌸 Bersegera dalam mendapatkan ilmu.
🌸 Pelan-pelan dalam menuntut ilmu dengan memulai dari buku-buku yang ringkas.
🌸 Memilih teman yang shalih dalm perjalanan menuntut ilmu.
🌸 Berusaha keras dalam menghafal, mengulang dan bertanya kepada guru apabila ada yang tidak dipahami.
🌸 Menghormati ahli ilmu atau guru, termasuk meluruskan dengan cara yang baik dan benar jika melihat kesalahan dalam diri sang guru.
🌸 Menghormati majelis ilmu dan sumber ilmu.

Saya sangat berterima kasih kepada para guru yang sudah begitu banyak mengingatkan betapa pentingnya adab dalam menuntut ilmu. Semoga ilmu yang sudah dibagi membekas dalam hati dan amalan sehingga mengundang pahala yang terus mengalir untuk beliau semua. Dan semoga Allah membimbing langkah kita untuk memperbaiki setiap kekurangan dalam menuntut ilmu.

“Dengan memperhatikan adab maka akan mudah meraih ilmu. Sedikit perhatian pada adab, maka ilmu akan disia-siakan.” (Syaikh Al-Ushoimi)

Sumber :
– Ringkasan materi “Adab Menuntut Ilmu IIP”
– Ringkasan materi HSI “Pengagungan terhadap Ilmu’
https://muslim.or.id/21107-pelajarilah-dahulu-adab-dan-akhlak.html

Islamic Education Enthusiast, Home Educator

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *