Permen Ekspresi Buat Refleksi Makin Berarti

Sebagai guru, dengan umpan balik kita bisa mengetahui bagian mana yang sudah dimengerti oleh siswa, bagian mana yang belum dipahami, bagian mana yang paling disuka, bagian mana yang paling membosankan, mengasyikkan dan seterusnya. Semuanya diperoleh melalui ativitas sederhana sarat makna: refleksi.
Namun sayangnya, terkadang saat aktivitas refleksi, tidak semua siswa mau sumbang suara. Beberapa diantara mereka cenderung diam dan tidak mengungkapkan apa-apa. Inilah yang saya alami di kelas yang saya ampu saat ini. Ada sekitar 2 siswa yang sangat pasif saat belajar. Mereka cenderung bungkam saat ditanya, cenderung memilih untuk berdiam diri saat diajak berdiskusi. Bagi saya hal ini bisa jadi petaka. Karena saya jadi tidak bisa menilai apa yang mereka rasakan, saya juga tidak bisa mengukur apakah metode pembelajaran yang saya bawakan cukup efektif untuknya.
Terinspirasi dari seorang teman yang sangat suka makan manisan kacang berbalut coklat bermerek CHA-CHA, saya terpikir untuk memanfaatkan butiran lezat itu ke ruang refleksi. Saya ambil botol kaca bekas minuman bervitamin C, saya keringkan, lalu saya isi botol itu dengan dua bungkus CHA-CHA. Lalu saya bawa ke kelas.
Saat akhir sesi belajar, saya minta mereka secara bergiliran mengambil SATU BUAH PERMEN secara acak dan melarang mereka memakannya sebelum ada instruksi dari saya. Setelah seluruh siswa mendapatkan permennya masing-masing, saya tampilkan di proyektor tulisan ini:
Kemudian saya arahkan mereka untuk mengangkat tinggi-tinggi permennya masing-masing dan menyebutkan secara ringkas jawaban atas pertanyaan yang tertera di layar sesuai warna permen yang mereka dapatkan secara bergiliran. Siswa baru boleh memakan permennya jika semua siswa sudah mengutarakan perasaannya masing-masing.
Alhamdulillah, siswa yang biasanya diam sekarang cenderung mau berbicara. Meskipun cara penyampaiannya masih seperti berbicara dengan tembok. Tapi tidak mengapa. Yang penting mereka sudah berani mengutarakan pendapat mereka. Dan yang lebih penting, saya mendapatkan umpan balik dari siswa terkait proses pembelajaran yang baru saja saya lakukan.
Setelah semua bahagia karena mendapatkan permen, pertemuan tersebut saya tutup dengan menyampaikan resume materi berikut hal-hal penting yang sudah kami pelajari selama 90 menit kebelakang.
Dengan begini, semua nyaman, semua senang.
#SemuaMuridSemuaGuru #praktikBaik #refleksiBelajar #KGB #GuruMerdekaBelajar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *