Ada Apa Aja di Temu Pendidik Nusantara?

“Hah? Emang guru masih perlu belajar??” 

Kalimat itu yang pertama kali kudengar dari seorang teman ketika aku bercerita tentang komunitas guru belajar, tentang aktivitasku sehari-hari menemani guru belajar.

Memang sekilas terdengarnya agak aneh bagi sebagian orang. Guru yang menjadi panutan anak-anak masih belajar? Padahal bukankah guru itu sudah menguasai semuanya? jadi kenapa perlu belajar lagi? 

Tapi sebenarnya jika kita memahami lebih dalam, justru karena guru itu menjadi panutan murid, maka guru harus belajar. Jika guru tak belajar bagaimana murid-muridnya bisa belajar dan meneladani sang guru? Dan….. ngomong-ngomong… bukankah hanya guru yang belajar yang layak mengajar?

Zaman terus berkembang, tantangan mendidik kian berubah. Sebagai pendidik, kita tak lagi dapat mendidik murid-murid kita dengan cara lama untuk menghadapi tantangan di masa kini.

 

Apa yang dihadapi anak-anak kita di masa depan akan sangat berbeda dengan tantangan yang dihadapi saat ini. Itulah alasannya, mengapa kita perlu menjadi guru yang terus belajar.
Pak Aye
pendidik

Beruntungnya, saat ini ada sebuah agenda yang patut dihadiri oleh setiap guru yang ingin belajar, membekali diri untuk mendidik murid-murid, anak-anak generasi penerus bangsa. Namanya temu Pendidik Nusantara. Sebuah pertemuan antara pendidik dari berbagai penjuru nusantara. Sebuah pesta belajar untuk seluruh guru di Indonesia.

Di Temu Pendidik Nusantara 2019, seribu guru dari berbagai penjuru akan bertemu, saling belajar, saling berkolaborasi, saling memberi inspirasi untuk membawa spirit perubahan pendidikan di nusantara. Ada 115 kelas yang terdiri dari kelas kemerdekaan, kelas kompetensi, kelas kolaborasi dan kelas karier.

Kelas Kemerdekaan

Di kelas kemerdekaan, guru akan berbagi praktik baik pengajaran kepada guru lainnya dalam waktu 10 menit.Harapannya guru bisa memodifikasi praktik pengajaran di kelasnya masing-masing

Kelas Kompetensi

Di kelas kompetensi guru akan menumbuhkan kompetensi dalam bidang tertentu. Ada 40 kelas kompetensi dengan beragam topik yang bisa diikuti

Kelas Kolaborasi

Di kelas kolaborasi guru membuat sebuah inisiatif dan mengajak guru lainnya untuk turut berkolaborasi dalam program yang sedang dijalankan. Sudah siap untuk berkolabirasi untuk pendidikan di Indonesia?

Kelas Karier

Dengan belajar dari bagaimana guru mengembangkan kariernya kita bisa belajar dan mendapatkan inspirasi untuk mengembangkan karier kita.

Mari Belajar Bersama!
Inilah sebagian kelas yang bisa diikuti

Itu cuma sebagian kelas yang ada. Masih ada 44 kelas kemerdekaan yang membahas lebih dari 160 praktik pengajaran, 42 kelas kompetensi, 25 kelas kolaborasi dan 4 kelas karier yang bisa diikuti.

Yuk intip semua kelas yang ada di Temu Pendidik Nusantara 2019. Klik tombol di bawah ini untuk mencari tahu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *