Posted on Leave a comment

Science Play Day Educa Familia #1

Ada rencana beraktivitas apa bersama keluarga di akhir pekan ini?
Gimana klo ikut beraktivitas bersama keluarga Educa Familia di Science Play Day #1?

Di Science Play day pertama ini, kita akan belajar tentang bagaimana cara kerja roket, kendaraan yang dapat membawa manusia ke luar angkasa!
Kita akan bermain roket balon, roket tiup dan roket luncur.

Yuk catet waktu dan tanggal nya!

Hari/tgl: Sabtu, 5 Oktober 2019
Waktu: 09.00 s/d 11.00
Lokasi: Perpustakaan The Green City View, Jl. Jatihandap KM 02, Kec. Mandalawangi, Kota Bandung (Klik di sini untuk mengetahui lokasi di google map)


Tiket : Rp 10.000/anak

Fasilitas:

  • Setiap anak akan mendapatkan permainan roket untuk dibawa pulang.
  • Air minum (silakan bawa tumblr sendiri)
  • Snack
  • Baca buku gratis di ruang baca Green City View

Yuk! Daftar sekarang juga dan amankan tempatnya.
Hanya untuk 15 anak saja. Klik di sini atau secara manual ketik http://bit.ly/DaftarPlayDayEducaFamilia di browser Anda.

Sampai jumpa di play day!
Mari Belajar, Berkarya, Bersama-sama.

Salam Educa!

Posted on Leave a comment

Rumah Karet dan Jembatan Lego

Tujuan aktivitas:

– Melatih kemampuan problem solving
– Melatih kekuatan otot tangan
– Menambah rentang konsentrasi anak

Tahapan aktivitas:

Aktivitas 1, Rumah

  • Arahkan anak untuk membuat Pola rumah dengan menusukkan push pin para corkboard
  • Beri anak beberapa ikat rambut atau karet warna warni
  • Latih anak untuk mengaitkan karet antar push pin yang sudah dipola berbentuk rumah

Aktivitas 2, Membuat jembatan

  • Siapkan satu lembar kertas kosong, lalu gambar aliran sungai sepanjang kertas
  • Ceritakan pada anak bahwa ada hewan-hewan Yang Akan melewati sungai tersebut. Tapi mereka kesulitan untuk menyeberang Karena tidal ada jembatan. Bisakah Kita Bantu buatkan jembatan?
  • Dampingi anak untuk mengukur lebar sungai
  • Bangun sebuah jembatan dari Lego
  • Beri kesempatan pada anak untuk mendesain jembatan nya sendiri
  • Apresiasi basil karya anak
Posted on Leave a comment

Peta Rumahku

Belakangan ini naira sering sekali bermain di luar rumah. Kadang-kadang naira meminta izin untuk pergi ke rumah temannya yang berjarak 3 rumah dari rumah kami. Karena kami ada kekhawatiran naira tersesat, maka kami coba berinisiatif mengajak naira membuat peta rumah.

Yaa… paling tidak nantinya naira juga bisa tau ada siapa saja di sekitar rumahnya. Berikut detil aktivitasnya.

Tujuan aktivitas:
– Melatih kemampuan menggambar
– Mengulang tentang arah kanan dan kiri
– Mengenal arah utara, selatan, barat, timur
– Mengingat alamat rumah Educa Familia

Bahan
– Kertas gambar uk A3
– pensil/spidol
– Penghapus
– Penggaris
– Krayon

Tahapan aktivitas:
– Diskusikan dengan anak tentang denah rumah kita
– Ajak anak untuk mengingat jalan menuju rumah
– Tanyakan pada anak, ada berapa belokan jalan menuju rumah dari gerbang komplek? Ke arah mana saja?
– Sampaikan pada anak bahwa selain arah kanan dan kiri, kita juga akan mengenal arah utara, selatan, barat, timur
– Beritahu anak alamat lengkap rumah kita, lalu ajak anak untuk mengingatnya.

Posted on Leave a comment

6 Tahun Bersama


Ada yang pernah ngerasa bosan sama pekerjaan? Ngelakuin hal yang sama setiap hari, setiap pekan, setiap bulan. Selama bertahun-tahun?

Adakah yang pernah bosan bekerja di kantor dengan tim yang sama? dengan orang yang itu itu aja. Hampir setiap hari ketemu. Membahas hal-hal yang itu itu melulu. Dengan tantangan yang ga jauh berbeda dari waktu ke waktu.

Lalu gimana klo Pertanyaannya sedikit diubah: pernah ga sih bosan menjalani PERAN sebagai suami/istri? Eits, bukan bosan SAMA suami/istri lho ya… bosan dengan PERAN sebagai ayah/ibu. Bosan dengan rutinitas yang sama setiap harinya. Merasa pernikahan dan rumah tangga hampa, kering makna. Tak tahu arah, akan dibawa kemana keluarga ini? Apa yang ingin diraih bersama pasangan semasa hidup? Apa yang ingin dicapai bersama anak-anak kelak? Apa iya keluarga kita tak jauh berbeda dengan kucing yang sekedar ‘menikah’, punya anak, lalu mati?.Wajar ga sih?

Aku pun tak tahu itu wajar atau engga. Yang aku tau, dulu aku pernah ada di situasi yang mirip-mirip seperti itu. Semacam kurang bergairah dalam membangun aktivitas di keluarga. Digerogoti oleh rutinitas yang kering makna.

Beruntungnya, Allah karuniakan pasangan yang diberikan kesabaran, yang selalu mengingatkan tentang tujuan pernikahan. Yang dengan lembut membawa ingatan ke masa beberapa tahun silam..Dulu saat awal menikah, kami sempat merumuskan apa tujuan pernikahan. Kami sempat menyepakati, mengapa Dan untuk apa kami menikah. Kami bahkan menentukan nama untuk keluarga kami: Educa familia; keluarga yang senantiasa belajar, berkarya, bersama. Dengan harapan, nama dan visi pernikahan ini menjadi pengingat tentang tujuan yang selalu ingin kami capai. Setiap hari. Setiap waktu. 

Berbekal ini, kami juga menjadi semakin bergairah dalam merumuskan target tahunan yang ingin kami capai. Membuat agenda pekanan dan bulanan. Semua terangkum dengan satu kerangka tujuan yang sama.

Dari pengalaman mengarungi bahtera kehidupan yang belum seberapa ini aku jadi belajar. Bahwa jangankan perusaahan yang orientasi nya pada umumnya hanya profit. Keluarga yang memiliki orientasi akhirat, yang memiliki orientasi dampak terhadap lingkungan sudah semestinya memiliki tujuan. Dalam bentuk sesederhana apapun..Bahwa tanpa tujuan, menjalani peran apapun dalam keluarga akan terasa sangat membosankan. Minim tantangan, sedikit kesempatan untuk tumbuh bersama pasangan.

Karena bagaimanapun, bukan kelimpahan materi atau gengsi yang tinggi yang membuat perjalanan keluarga menjadi bermakna. Tapi tujuan hidup bersama keluarga yang akan membuat sebuah perjalanan menjadi penuh makna. 

Terima kasih, sayang @syanisa.92 sudah membersamai ku dan menjadi navigator sang nahkoda selama ini.Happy 6th anniversary, dear. I love you.