Posted on Leave a comment

Printable : Menyusun Rencana Aktivitas Anak

Ada yang pernah bingung menyusun aktivitas anak gak?⁣
Kami pernah 🙂⁣

Semakin besar usia anak-anak, kami merasa semakin perlu untuk menyusun aktivitas anak lebih terstruktur. Kalau sebelumnya hanya mengandalkan ide spontan saat bermain sama anak, sekarang kami belajar untuk buat perencanaan.⁣

Rencana aktivitas ini bertujuan sebagai panduan untuk kami agar aktivitas selama sepekan lebih teratur. Selain itu dengan membuat rencana belajar kami jadi lebih terbantu untuk memantau tumbuh kembang anak-anak.⁣

Membuat rencana belajar mulai dari mana?⁣

Mulai dari berdiskusi dengan pasangan mengenai nilai-nilai apa yang ingin keluarga kita perjuangkan bersama, memahami tahapan tumbuh kembang anak, lalu memecahnya menjadi aktivitas-aktivitas harian yang bisa dilakukan bersama.⁣

Di keluarga kami, ada 4 area yang kami utamakan :⁣

1. Islamic Learning berkaitan tauhid, adab, Qur’an dan shirah.⁣
2. Numerasi dan Literasi⁣
3. Sains dan Sosial⁣
4. Keterampilan Hidup⁣

Area belajar ini ditentukan sesuai dengan kesepakatan orangtua ya dan setiap keluarga bisa jadi berbeda 😊⁣

Sementara itu dalam penyusunan aktivitasnya kami bagi menjadi 2, ada yang sifatnya sudah menjadi rutinitas seperti Qur’an Time dan Read Aloud, ada yang sifatnya fleksibel atau bisa berubah sesuai kondisi keluarga.⁣

Masih bingung juga bikin rencana aktivitas itu gimana?⁣

Saran kami, mulailah dari satu hal aja yang ingin dijadikan kebiasaan baik dalam keluarga. Contohnya, orangtua rutin membacakan buku anak menjelang tidur untuk membangun ikatan keluarga. Terus lakukan kurang lebih selama sebulan sampai menjadi kebiasaan, sedangkan aktivitas lain boleh bebas dulu. Kalau sudah terbentuk tambah lagi 1 kebiasaan. Lama kelamaan kita menemukan pola aktivitas dalam keluarga dan mudah membuat perencanaan.⁣

Apa yang teman-teman dapatkan dari printable ini?

Dalam printable rencana aktivitas ini teman-teman akan mendapatkan contoh dan template dari :

  • Target aktivitas anak selama satu pekan.
  • Kumpulan  aktivitas yang akan dilakukan orangtua bersama anak mulai usia tiga tahun selama satu pekan.
  • Refleksi orangtua berkaitan dengan aktivitas bersama anak selama satu pekan.

Selamat belajar, berkarya, bersama keluarga tercinta. Semoga printable ini bisa membantu ya. Yuk, berbagi cerita keluarga ayah dan bunda saat menyusun aktivitas untuk ananda pada kolom komentar dibawah ini 🙂

Posted on Leave a comment

Me Time dengan Qur’an Journaling

Al-Qur’an sepenuhnya adalah ilmu yang didalamnya terkandung banyak hikmah, Allah turunkan Al-Qur’an untuk menemani dan menjadi petunjuk bagi kita dalam menjalani kehidupan.

Jika hati kita saat ini sedang mencari cara agar dapat berinteraksi dengan Al-Qur’an secara mendalam, bagaimana agar bisa terhubung kembali dengan Al-Qur’an, bagaimana agar bacaan Qur’anmu tidak sebatas di lisan tapi juga punya impact dalam kehidupan, mungkin inilah saatnya bagi kita untuk mengenal Qur’an Journaling.

APA ITU QUR’AN JOURNALING?

Sebagian dari kita mungkin tidak asing lagi dengan aktivitas journaling. Bahkan bisa jadi sudah terbiasa melakukannya. Berbeda dengan catatan biasa yang sifatnya hanya mencatat informasi-informasi penting saja, journaling punya tujuan yang lebih spesifik. Termasuk Qur’an Journaling.

Sederhananya, Quran Journaling adalah aktivitas mencatat berbagai momen yang kita rasakan saat membaca Qur’an dengan memaknai dan memahami ayatnya, merefleksikannya dalam kehidupan kita, mengambil hikmah dari tadabbur yang dilakukan, kemudian mengikat semuanya dalam jurnal pribadi kita. Tujuannya, untuk mendorong kita agar memikirkan dan merenungkan ayat-ayat Allah dan menjadikan Al-Qur’an sebagai petunjuk kehidupan.

Dalam Qur’an Journaling kita bukan hanya sekedar mencatat informasi baru tapi kita juga akan dilatih untuk lebih reflektif, sehingga bukan hanya tangan kita yang aktif tapi hati kita juga terkoneksi dengan ayat Qur’an yang sedang kita refleksikan.

KENAPA HARUS QUR’AN JOURNALING?

  • Saat menafsirkan surah Al-Alaq ayat 4 :

ٱلَّذِى عَلَّمَ بِٱلْقَلَمِ

“Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam.”

As-Sa’di menyampaikan bahwa pena adalah penjaga ilmu yang telah Allah karuniakan untuk menjadi modal kita dalam belajar. Allah mengawali Islam dengan seruan dan ajakan untuk membaca dan menulis, karena di dalamnya terkandung manfaat yang sangat besar. Kalau Allah sudah sampaikan bahwa ada manfaat besar dibalik pena yang digoreskan untuk melestarikan ilmu, masihkah kita ragu untuk memulainya?

  • Rasulullah menganjurkan kita untuk mengabadikan ilmu yang kita dapat dengan menulis.

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

قيِّدُوا العِلمَ بالكِتابِ

“Jagalah ilmu dengan menulis.” (Shahih Al-Jami’, no.4434)

Yang dimaksud dengan qayyidul ‘ilma adalah perintah untuk menguatkan dan mengikat agar tidak sampai lepas (dengan menuliskannya). Kekuatan ingatan manusia itu terbatas, jika ilmu hanya didengar maka perlahan ilmu itu akan semakin pudar. Banyak penelitian yang menyampaikan manfaat dari menulis dengan tangan. Menulis bisa melatih fokus dan membantu ingatan menjadi lebih kokoh. Jika semua kelebihan dalam menulis ini kita manfaatkan untuk Al-Qur’an, maka InsyaAllah perlahan Allah beri kemudahan untuk kita bisa mempelajarinya.

QUR’AN JOURNALING SEBAGAI MEDIA SELF HEALING

Ada beberapa momen dalam kehidupan dimana saya merasa sangat kalut saat menghadapi berbagai ujian baik di dalam rumah maupun di luar.

Contoh kecil ketika saya merasa overload dengan amanah rumah tangga, seringkali saya menenangkan diri dan memberi jeda dengan melakukan Qur’an Journaling. Saya coba cari ayat yang topiknya sesuai dengan suasana hati dengan harapan Al-Qur’an bisa menjadi obat yang menenangkan. Saya resapi dan gali hikmah dari ayat tersebut. Lalu saya tuliskan semua yang tengah dirasakan dan hasil refleksi saya dalam Qur’an Journaling.

Qur’an Journaling benar-benar membantu pikiran yang awalnya penuh dan kalut menjadi lebih tenang dan lega. Karena proses menulis dengan tangan membuat otak memproses sesuatu dengan lebih rileks. Saat pikiran rileks maka perasaan dan tindakan akan berjalan dengan lebih baik. Emosi negatif yang terasa perlahan terurai berubah menjadi emosi yang positif atas pertolongan Allah.

Dan yang lebih penting dari semua itu, saya semakin meyakini janji Allah bahwa Al-Qur’an adalah syifaa yang bisa menyembuhkan hati dan raga kita. Maka ketika kita sedih, ketika hati kita tengah mencari semangat, dekatilah Al-Qur’an. Saat kita mencari solusi dari setiap permasalahan kita, kembalilah pada Al-Qur’an. Catatlah setiap insight yang kita temukan dengan Qur’an Journaling agar hasil tadabbur kita semakin terikat kuat dalam ingatan dan hati. 

Lalu bagaimana cara memulai Qur’an Journaling? InsyaAllah di tulisan selanjutnya kita akan belajar cara membuat Quran Journaling dengan cara yang mudah 😊

Posted on Leave a comment

DIY : Cara Mudah Membuat Busy Board

Naufal lagi ada di fase penasaran banget sama colokan, stop kontak, dan kunci pintu.⁣
Daripada banyak dilarang, kami pikir akan lebih baik kalau difasilitasi aja dengan benda serupa yang lebih aman. ⁣

Akhirnya semalam kami coba buat Busy board dengan barang-barang yang ada di rumah. Kebetulan kemarin ada rak buku yg roboh tapi masih bagus beberapa papan kayunya. Terus kami coba cari beberapa objek yg udah gak dipakai di rumah tapi masih bisa dimanfaatkan seperti tutup botol, toples plastik kecil, klip bekas tisu basah, lampu tempel. ⁣

Mungkin banyak yg udah gak asing lagi dengan Busy board. Sederhananya busy board ini adalah papan yang ditempeli banyak objek yang berkaitan dengan aktivitas sehari-hari untuk stimulus motorik kasar dan halus anak. Di busy board ini anak akan belajar beberapa keterampilan seperti menekan, memutar tutup botol, meronce, dll. ⁣

Nah, kebanyakan busy board ini dijual dengan harga yg cukup menguras dompet (eh tapi ini tergantung kondisi dompet keluarga juga sih 😂). Dengan buat sendiri InsyaAllah nggak banyak mengeluarkan biaya. Untuk buat Busy board ini kami hanya perlu beli beberapa objek tambahan dan itu gak sampai 50rb. 😊⁣

Bahan yang diperlukan :⁣

– Papan kayu MDF⁣
– Lem tembak⁣
– Palu⁣
– Paku⁣
– Paku kabel⁣
– Stop Kontak⁣
– gantungan baju⁣
– tutup botol⁣
– toples plastik kecil (lubangi) ⁣
– kunci slot⁣
– kunci gembok⁣
– lampu tempel⁣
– resleting⁣
– gagang pintu⁣
– lego rantai⁣
– tali sepatu⁣

Selamat mencoba..⁣