Posted on Leave a comment

Cara Menulis Qur’an Journaling

Tidak ada aturan baku dalam mendokumentasikan hasil tadaburmu  dalam Qur’an Journaling.

Tapi untuk memantik dan memudahkan kamu dalam menyusunnya maka tentukan poin-poin apa saja yang ingin kita pelajari dan tulis dari ayat yang sedang ditadabburi, seperti :

📝 Ayat dan terjemah : tulis ayat yang ingin kamu tadabburi dan terjemahnya untuk memudahkan kamu saat mengingat dan mempelajarinya kembali.

📚 Penjelasan ayat : tuliskan hasil tadabbur yang sudah kamu pelajari dari membaca tafsir rujukan atau kajian para ulama. Tulis poin-poin penting dari hasil tadabburmu. Sampai tahap ini kamu baru mengumpulkan informasi, belum tahap refleksi, tapi informasi ini bisa membantumu untuk lebih dalam lagi saat merefleksikan ayat.

💌 Refleksi Ayat : Refleksi ayat adalah bagian yang paling personal dalam tadabbur dan quran journaling, karena satu ayat yang sama bisa memiliki refleksi yang berbeda dari setiap orang. Kaitkan ayat yang sedang ditadabburi dengan kehidupanmu, ikat semua rasa dan pikiran yang muncul saat merenunginya dalam jurnal Qur’anmu.

💡 Action Plan : Bagian ini adalah follow up dari hasil tadabbur kita, upaya agar tadabbur kita tidak berhenti hanya pada tahap memahami tapi juga mengamalkan. Maka tuliskan rencana amal shalih apa yang akan kamu lakukan setelah memahami ayat yang ditadabburi. Buatlah action plan yang mampu kita amalkan secara istiqamah meskipun amalan itu sangat sederhana.

📿 Doa : Tuliskan doa paling tulus dari hati kita, mintalah agar Allah memudahkan kita untuk bisa mengamalkan ayat yang sudah ditadabbu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *