Posted on Leave a comment

Free Printable “Jurnal Tumbuhan”

Dalam Al-Quran kita sering mendapati ayat yang menceritakan tentang tanaman. Menariknya dalam beberapa ayat, tanaman seringkali menjadi perumpamaan untuk sebuah kebaikan dan amal shalih, seperti yang terdapat dalam ayat ini :

 

“Tidakkah kamu memperhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik, akarnya kuat dan cabangnya (menjulang) ke langit.” (QS. Ibrahim: 24)

 

Apa yang bisa kita ambil pelajaran dari ayat ini? Artinya, ada banyak sekali hikmah pada sebuah tanaman sejak proses penciptaannya, bertumbuhnya, hingga matinya yang patut kita renungkan.

 

Melalui “Jurnal Tumbuhan” ini, InsyaAllah orangtua bersama anak bukan hanya melakukan aktivitas pengamatan yang terlihat mata, tapi juga berusaha menggali lebih dalam hikmah dibalik penciptaan tanaman.

 

Selain itu dalam “Jurnal Tumbuhan” juga kami berusaha memadukan agar semua aktivitas terintegrasi dengan Al-Qur’an, Hadits, dan proses penanaman iman.

 

Dalam printable Jurnal Tumbuhan InsyaAllah  ayah bunda akan mendapatkan  :

 

  • Kisah pengantar untuk menumbuhkan iman dan ajakan beramal shalih
  • Proses pertumbuhan tanaman dalam Al-Qur’an
  • Jurnal pengamatan yang dilengkapi dengan  jurnal syukur dan amal shalih
  • Tabel pengamatan pertumbuhan tanaman
  • Panduan menanam tanaman untuk anak
  • Jurnal Refleksi

 

Silahkan share info “Jurnal Tumbuhan” ini ke sebanyak-banyaknya teman ayah dan bunda. Klik link dibawah ini untuk mendapatkan printable.  Barakallahu fiikum 

 

Posted on Leave a comment

Free Printable Spesial Idul Adha “Qur’an Journaling for Kids : Surah Al-Kautsar”

Menyambut hari raya Idul Adha bersama anak melalui aktivitas Qur’an Journaling? Kenapa tidak! 

 

Tidak lama lagi umat muslim akan merayakan Idul Adha. Momen ini tentunya bisa kita manfaatkan untuk mengajak ananda tadabur bersama ayat tentang kurban dalam Qur’an. 

 

Kali ini @thequranjournal.id dan @educafamilia menghadirkan printable gratis spesial idul adha untuk membantu Ayah Bunda memaknai Surah Al-Kautsar bersama ananda di rumah. 

 

Pada printable “Qur’an Journaling for Kids : Surah Al-Kautsar” ini, Ayah dan Bunda akan mendapat : 

 

✅ Panduan singkat cara bertadabur dengan anak melalui qur’an journaling.

✅ Panduan memulai dialog iman 

✅ Lembar dokumentasi dialog iman dan tadabur bersama ananda. 

✅  Flashcard bahasa arab hewan kurban. 

✅ 15 worksheet berkaitan kurban untuk anak mulai usia 4 tahun. 

 

Untuk mendapatkan printable ini, ikuti langkah berikut:

 

1. Follow akun @educafamilia dan @thequranjournal.id

2. Repost info ini di akun instagram (story/feed), sambil mengajak minimal 5 kawanmu (mention akunnya). 

3. Di feed atau story tersebut, tuliskan alasan mengapa Ayah Bunda ingin memiliki printable Qur’an Journaling for Kids : Surah Al-Kautsar. 

4. Setelah semua langkah di atas dilakukan, Ayah Bunda bisa mengunduh printable dengan mengisi form disini.

Posted on Leave a comment

Printable : Menyusun Rencana Aktivitas Anak

Ada yang pernah bingung menyusun aktivitas anak gak?⁣
Kami pernah 🙂⁣

Semakin besar usia anak-anak, kami merasa semakin perlu untuk menyusun aktivitas anak lebih terstruktur. Kalau sebelumnya hanya mengandalkan ide spontan saat bermain sama anak, sekarang kami belajar untuk buat perencanaan.⁣

Rencana aktivitas ini bertujuan sebagai panduan untuk kami agar aktivitas selama sepekan lebih teratur. Selain itu dengan membuat rencana belajar kami jadi lebih terbantu untuk memantau tumbuh kembang anak-anak.⁣

Membuat rencana belajar mulai dari mana?⁣

Mulai dari berdiskusi dengan pasangan mengenai nilai-nilai apa yang ingin keluarga kita perjuangkan bersama, memahami tahapan tumbuh kembang anak, lalu memecahnya menjadi aktivitas-aktivitas harian yang bisa dilakukan bersama.⁣

Di keluarga kami, ada 4 area yang kami utamakan :⁣

1. Islamic Learning berkaitan tauhid, adab, Qur’an dan shirah.⁣
2. Numerasi dan Literasi⁣
3. Sains dan Sosial⁣
4. Keterampilan Hidup⁣

Area belajar ini ditentukan sesuai dengan kesepakatan orangtua ya dan setiap keluarga bisa jadi berbeda 😊⁣

Sementara itu dalam penyusunan aktivitasnya kami bagi menjadi 2, ada yang sifatnya sudah menjadi rutinitas seperti Qur’an Time dan Read Aloud, ada yang sifatnya fleksibel atau bisa berubah sesuai kondisi keluarga.⁣

Masih bingung juga bikin rencana aktivitas itu gimana?⁣

Saran kami, mulailah dari satu hal aja yang ingin dijadikan kebiasaan baik dalam keluarga. Contohnya, orangtua rutin membacakan buku anak menjelang tidur untuk membangun ikatan keluarga. Terus lakukan kurang lebih selama sebulan sampai menjadi kebiasaan, sedangkan aktivitas lain boleh bebas dulu. Kalau sudah terbentuk tambah lagi 1 kebiasaan. Lama kelamaan kita menemukan pola aktivitas dalam keluarga dan mudah membuat perencanaan.⁣

Apa yang teman-teman dapatkan dari printable ini?

Dalam printable rencana aktivitas ini teman-teman akan mendapatkan contoh dan template dari :

  • Target aktivitas anak selama satu pekan.
  • Kumpulan  aktivitas yang akan dilakukan orangtua bersama anak mulai usia tiga tahun selama satu pekan.
  • Refleksi orangtua berkaitan dengan aktivitas bersama anak selama satu pekan.

Selamat belajar, berkarya, bersama keluarga tercinta. Semoga printable ini bisa membantu ya. Yuk, berbagi cerita keluarga ayah dan bunda saat menyusun aktivitas untuk ananda pada kolom komentar dibawah ini 🙂

Posted on Leave a comment

Printable GRATIS : “Allah Ciptakan Diriku”

Assalamualaikum ayah bunda…

Adakah yang anak-anaknya mulai merasa jenuh belajar di rumah? Udah baca banyak buku masih bosen juga, coba crafting masih gak semangat juga, mau outing khawatir. Duh, serba salah ya 😅

Gak dipungkiri, 3 bulan belajar di rumah itu ternyata penuh perjuangan yaa buibuu 😄 Apalagi buat anak usia TK yang rentang konsentrasinya relatif masih pendek dan mudah bosan. Harus puter otak banget cari cara biar mereka gak jenuh. Iya gak?

Sama, kami di rumah juga gitu. Biasanya paling nggak dua minggu sekali kami main agak jauhan dari rumah buat variasi aktivitas, sekarang gak bisa 😆

Nah, ceritanya pekan lalu Naira mulai bosaaan, tapi dia mencoba tetap beraktivitas di rumah sambil minta dicariin printable yang isinya tentang identitas diri. Cari kesana kemari banyaknya cuma sekedar ngisi pertanyaan aja.

Saya pikir ko sayang ya, padahal ada banyak bgt hal baik yang bisa jadi bahan diskusi dari tema ini. Tentang Allah, syukur, tujuan dan hikmah penciptaan diri.

Akhirnya coba bikin sendiri. Meskipun dengan kemampuan alakadarnya, tapi isinya dibuat dengan sepenuh hati 😄

InsyaAllah di printable ini ada sedikit cerita yang mengajak anak untuk lebih mensyukuri dirinya, ayat yang berkaitan dengan penciptaan diri, mengisi identitas diri, dll.

Oya, printable ini sengaja saya buat dua versi, untuk laki-laki dan perempuan, biar ceritanya lebih mudah diterima anak.

Silakan download dan share kalau dirasa manfaat yaa. Semoga bisa menemani akhir pekan bersama anak di rumah. Semangat buibu semua 🤗


Posted on 1 Comment

Anti Bosan Belajar Hijaiyah dengan Printable Eskrim Hijaiyah

“Nairaaa, kita baca iqro yuk!” pekik bunda.
“Gak mau ah bunda, Naira mau main aja!” Naira menjawab dengan tidak semangat.

Familiar dengan situasi ini, bun? Jangan khawatir, bunda tidak sendiri. Hehe 😊

Mengenalkan huruf-huruf Alquran pada anak usia dini memang punya tantangan tersendiri. Selain karena rentang konsentrasi anak yang masih pendek, anak juga cenderung lebih mudah jenuh saat belajar. Sehingga kita juga diharapkan bisa membuat media belajar yang kreatif untuk menarik perhatian dan memastikan si kecil tidak mudah jenuh dalam prosesnya.

Meskipun mengajarkan huruf hijaiyah sejak dini masih menuai pro dan kontra di tengah masyarakat, tapi saya meyakini bahwa tidak masalah mengenalkan huruf hijaiyah pada anak selagi kita tetap memerhatikan cara belajar yang sesuai dengan tahap tumbuh kembangnya.

Saya mengenalkan Naira dengan huruf hijaiyah sejak masih bayi. Saat itu tidak ada ekspektasi apa-apa kecuali ingin Naira lebih banyak terpapar dengan huruf Alquran.

Media yang dibuat sebagian besar membuat sendiri dari bahan-bahan yang mudah didapatkan. Contohnya, saya membuat poster hijaiyah dengan warna-warna high contrast untuk merangsang penglihatan bayi. Lalu saya buat kartu hijaiyah bertekstur untuk stimulasi indera perabanya, dan yang lainnya. InsyaAllah DIY media belajar hijaiyah yang pernah saya buat akan saya ulas di tulisan yang lain ya supaya lebih jelas.

Nah, semakin besar Naira, adakalanya dia menolak untuk belajar hijaiyah. Sempat waktu itu saya kebingungan karena Naira mandeg baca iqro sampai 2 pekan. Saya paham, mungkin Naira bosan dengan cara belajarnya selama ini. Tapi kalau dibiarkan kok sayang ya, khawatir malah berhenti dan hilang semangatnya. Akhirnya saya dan ayahnya cari cara supaya Naira mau belajar iqro lagi.

Terpikirlah untuk membuat printable Eskrim hijaiyah ini. Alhamdulillah, ternyata ampuh untuk mengatasi kejenuhan Naira saat itu. Menariknya dari printable ini ayah bunda bisa membuat banyak variasi belajar hijaiyah yang sesuai dengan usia dan ketertarikan anak.

Ada beberapa aktivitas yang bisa dilakukan menggunakan printable hijaiyah ini, seperti berikut ini:

Membuat poster hijaiyah.

Anda bisa mengajak anak-anak untuk menempelkan es krim hijaiyah di dinding dan membentuknya menjadi seperti sebuah poster. Melalui aktivitas ini kemampuan anak menyusun benda secara rapi jadi terlatih.

Menara Es Krim Hijaiyah

Ajaklah anak Anda menyusun es krim secara bertumpuk tumpuk hingga berbentuk seperti menara. Saat melakukan aktivitas ini naira sangat antusias. Sepertinya ia membayangkan benar-benar ada es krim setinggi itu untuk bisa dimakan.

Mengelompokkan eskrim hijaiyah sesuai warnanya

Pada tahap perkembangan anak usia 2 tahun, mereka sedang belajar untuk mengenali warna dan belajar untuk mengelompokkan benda berdasarkan warna. Jadi aktivitas ini akan membantu mereka mencapai tahap tumbuh kembangnya.

Menyusun eskrim hijaiyah sesuai urutan pola warnanya

Jika anak sudah mulai terbiasa mengelompokkan benda dengan warna yang sama, cobalah memberikan tantangan pada anak agar mereka menyusun es krim hijaiyah dengan pola warna tertentu. Misalnya pink – hijau – biru atau kombinasi warna lainnya.

Printable hijaiyah ini sengaja saya buat tanpa harakat agar bisa menjangkau lebih banyak usia untuk memanfaatkannya. Jadi silahkan ayah bunda memberi harakat sendiri sesuai kemampuan anaknya ya.

Selamat mencoba Printable Eskrim Hijaiyah di rumah bersama anak tercinta. Jangan lupa share pengalamannya di kolom komentar atau di instagram dengan menandai akun @educafamilia yaa. 

Semangat belajar berkarya bersama.

Posted on 1 Comment

Seru Belajar Pola dengan Permainan COCOKIN (free printable)

Apa aktivitas Anda bersama keluarga di liburan kali ini?
Sudah pernah mencoba mengisi waktu kebersamaan penuh makna bersama keluarga menggunakan permainan?

Coba deh, ajak keluarga Anda untuk bermain kartu COCOKIN. Sebuah permainan kartu sederhana yang dirancang khusus untuk meningkatkan interaksi antar pemain sekaligus melatih daya konsentrasi dan kemampuan membaca pola.

Bisa digunakan bermain anak usia 6 tahun ke atas.
Cara bermainnya pun mudah!
Khawatir bingung?
Ga perlu khawatir, udah ada buku panduannya kok. Klo masih bingung, langsung aja kirim DM via instagram di @ayesaja

Unduh printable nya dengan cara mengisi form di bawah ini ya.

<script type="text/javascript" src="https://app.getresponse.com/view_webform_v2.js?u=zdH4t&webforms_id=Srv2q"></script>

Selamat bermain dan membangun interaksi bermakna bersama keluarga.
Jabat erat
Kak Aye.

Posted on Leave a comment

Proyek #ByeByeGawai 2: Bermain Koin Memori

Beberapa hari sudah berlalu sejak aku dan @syanisa.nh menjalankan proyek #ByeByeGawai . Sebuah proyek keluarga yang kami maksudkan untuk mengalihkan aktivitas si kecil dari gawai (gadget). Kami khawatir, intensitas bersama gawai yang terlalu tinggi ga baik untuk tumbuh kembang mereka.

Aku coba cari inspirasi aktivitas yang cocok untuk anak usia 4-5 tahun, yang senada dengan tema belajar Naira bulan ini yakni bagian anggota tubuh. Kami ingin mengenalkan nama nama bagian tubuh pada Naira. Di saat yang bersamaan Naira lagi suka nabung. Jadi… Kami ingin menggabungkan tiga hal itu: sesuai anak 4-5 tahun, tentang anggota tubuh dan bisa memfasilitasi Naira belajar menabung.

Cari cari cari cari dari berbagai referensi, tapi ternyata belum Nemu juga. Ah, daripada pusing nyari ga ketemu ketemu, mendingan bikin sendiri. Ya ga?

Akhirnya berbekal kemampuan make Adobe illustrator seadanya, dengan bantuan om google akhirnya terciptalah permainan keping memori ini. 

Cara mainnya sederhana.
1. unduh dan cetak papan main di sini
2. kumpulkan 20 (atau 40) uang koin berbagai pecahan (tergantung jenis papan main yang digunakan)
3. Tutup setiap gambar dengan uang 1 koin. Pastikan keseluruhan gambar tertutup koin
4. berikan narasi ke anak. Sampaikan bahwa kita akan mengumpulkan uang, menabung. Anak bisa mengambil koin ini dan memasukkan ke celengan kalau dia berhasil membuka 2 koin dari gambar yang sama
5. berikutnya berikan kesempatan pada anak untuk membuka satu per satu gambar. Tapi pastikan koin tidak diambil jika 2 gambar yang dibuka tidak sama
6. biarkan ia mengingat ingat terlebih dahulu ada gambar apa dan posisinya dimana
7. jika anak berhasil membuka 2 koin dengan gambar yang sama secara berurutan berarti ia boleh menyimpan koin itu
8. Setelah ia berhasil membuka gambar yang sama kita bisa menjelaskan tentang makna gambar itu. 
9. anda boleh memilih, mau mengumpulkan dulu semua koin itu atau langsung memasukkan koin itu ke dalam tabungan ketika anak berhasil
(Aku dan Naira: kumpulin semua baru masukin celengan)

Bagaimana hasilnya?
Apakah Naira langsung meninggalkan gadget?
Hmm.. Aku belum bisa menyimpulkan bahwa kecenderungan Naira terhadap gawai udah hilang. Tapi yang bisa kupastikan adalah intensitas bermain gawai nya berkurang. Ada aktivitas alternatif yang bisa ia lakukan selain menonton video atau bermain gawai.

Harapan kami adanya aktivitas aktivitas fisik seperti ini membuat anak anak kami lebih memilih untuk bermain daripada memainkan gawai. Dan semoga dengan ini hubungan orangtua-anak bisa semakin dipupuk. Karena bagaimanapun bermain itu soal interaksi yang bermakna, bukan?

Posted on 1 Comment

Unduh Gratis : Printable “Bermain Bersama Hujan”

Anak kecanduan main HP? Ini alternatif solusinya.

Dulu pernah ada masa nya Naira (4.5th) dan Nizar (1.5th) kecanduan gawai (gadget). Dalam sehari mereka bisa berkali kali melihat video di HP atau main di HP.

Sebagai orangtua, kami merasa bingung gimana cara mengatasinya.

Kami berpikir, harus ada sesuatu yang lebih menarik dibandingkan gadget, yang bisa bikin perhatian mereka teralihkan.

Akhirnya kami coba searching berbagai media beraktivitas berupa printable (sesuatu yang bisa di print) dari internet. Awalnya sih oke-oke aja. Tapi sayangnya kebanyakan printable berbahasa Inggris. Jadi Naira agak kesulitan mencerna secara langsung.

Cari printable berbahasa Indonesia yang sesuai dengan yang kami butuhkan, susah.

Berangkat dari masalah itu akhirnya kami coba membuat sendiri printablenya sesuai dengan kebutuhan belajar Naira dan Nizar. Kami coba angkat satu tema yang dekat banget sama keseharian: hujan.

Alhamdulillah, setelah kami coba praktekkan ke anak sendiri, ternyata Naira antusias banget. Yaa… Aktivitas main HP nya jadi lebih bisa diredam dibandingkan sebelumnya.

Di dalamnya ada beragam aktivitas, mulai dari membaca kisah, ayat Al Qur’an, mengenalkan adab,, mengenal bentuk, tracing, mencacah, puzzle sederhana sampe Crafting.

Totalnya ada 27 halaman full colour.
Dan berhubung kami ingin media ini bisa dipakai banyak orang maka kami putuskan untuk menggratiskan media ini.

Klik di tautan ini untuk dapat unduhannya ya.

Selamat bermain bersama keluarga di akhir pekan 😊

Posted on 2 Comments

Printable : TV Putar Waktu Shalat

Dan dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat. Dan kebaikan apa saja yang kamu usahakan bagi dirimu, tentu kamu akan mendapat pahala nya pada sisi Allah. Sesungguhnya Alah Maha Melihat apa-apa yang kamu kerjakan

(QS. Al Baqoroh : 110)

Shalat bagi Naira adalah waktu yang paling ditunggu-tunggu, Iyaa…karena setiap waktu shalat tiba artinya dia bisa ikut Ayah jalan ke masjid. Awalnya Ayah agak risih ajak Naira ke masjid, karena khawatir Naira jadi berpikir kalau shaf putra & putri boleh dicampur. Tapi setelah menimbang, kami melihat momen ini bisa dijadikan kesempatan untuk mengajarkan banyak hal tentang shalat pada Naira mulai dari memberi tahu keutamaan shalat diawal waktu, melatihnya bergegas untuk siap-siap shalat saat adzan berkumandang, mengenalkan shalat berjamaah, adab-adab di masjid, dll. Akhirnya kami membolehkan Naira untuk ikut ayah ke masjid dengan beberapa syarat 

Adakah disini yang sedang mengenalkan waktu  shalat pada anaknya juga? Bagi anak usia dini, waktu memang merupakan sesuatu yang abstrak. Orang tua perlu sekali  untuk mengetahui bagaimana tahapan yang harus dilalui agar anak tidak kebingungan saat mengenal konsep waktu. Dilansir dari website Sahabat Keluarga Kemdikbud, setidaknya ada 4 tahapan pada anak saat mengenal waktu. Apa saja itu?

Jika dilihat dari proses diatas, maka anak usia dini ada di tahapan pertama yaitu tahap sensori-motor dimana anak akan lebih mudah mengenali waktu dengan sesuatu yang bisa ia rasakan melalui panca inderanya. Nah, untuk memudahkan proses belajar Naira dalam mengenal waktu shalat, kami terinsipirasi untuk membuat suatu media belajar anak. Dan jadilah printable TV Putar : Waktu Shalat. Silahkan unduh pada link dibawah ini ya bunda. Semoga bermanfaat

Posted on 1 Comment

Latih Kemampuan Anak Bermain Peran dengan 20+ Boneka Kertas Buatan Sendiri

Saat anak-anak sudah memasuki usia 24 bulan, mereka sudah mulai dapat mengenali peran setiap orang. Sebagai implikasinya mereka akan mengamati serta mulai menirukan peran ibu/ayah/siapapun yang ia lihat. 

Memiliki kemampuan dalam bermain peran sangatlah penting bagi anak-anak kita. Dengan bermain peran anak-anak belajar bagaimana cara bertindak sesuai dengan suatu peran. 

Salah satu stimulus/rangsangan agar kemampuan anak bermain peran dapat meningkat maka dibutuhkan sarana bermain peran yang tepat. Seperti misalnya adalah boneka. Meskipun bermain peran menggunakan boneka sangat bermanfaat (khususnya bagi anak perempuan) sayangnya bagi beberapa keluarga mengalami kesulitan membeli boneka dengan harga yang fantastis.

Sebagai solusinya, kami mencoba mengumpulkan beberapa template boneka kertas dari berbagai sumber. Berikut ini adalah template boneka kertas yang dapat Anda unduh, cetak dan mainkan bersama buah hati Anda.

Unduh Boneka Kertas

Posted on Leave a comment

TV Gulung: media tepat melatih motorik halus anak

Udah lama ga bikin media belajar buat naira, eh malah keduluan emaknya yang bikinin.

Ceritanya naira lagi belajar salah satu kemampuan yang berkaitan dengan gerak motorik halus: belajar memutar tabung.

Biar dia tertarik untuk terus berlatih, dibuatkan TV GULUNG. Konsepnya mirip kayak TV dengan gambar yang bisa berubah-ubah.

Bahan yang dibutuhkan:
1. KOtak bekas detergen mesin cuci (atau kardus lain yang cukup kuat)
2. kalender bekas yang digulung (pastikan kalendernya cukup tebal agar tidak mudah rusak)
3. Selotip/lem
4. kertas berisi aneka gambar yang ukurannya sesuai dengan ukuran kardus.

Cara membuat:
1. Lubangi kardus seperti pada gambar (2 lubang di sisi kanan dan kiri). Lubang atas harus sejajar dan lubang bawah juga harus sejajar.
2. Potong dus bagian depan agar tampak berlubang (seperti layar TV)
3. Masukkan kalender bekas ke dalam setiap lubang seperti pada gambar
4. tempelkan setiap gambar dengan gambar lain hingga membentuk sebuah kertas yang sangat panjang
5. Tempelkan ujung atas kertas (yang sudah disambung) di silinder bagian atas, lalu gulung hingga bagian bawah kertas sejajar dengan kalender bawah. Kemudian selotip kertas tadi ke kalender bawah.

SESELAI.

Selanjutnya contohkan pada anak bagaimana caranya menggulung TV tersebut. Minta anak untuk terus melatih kemampuannya menggerakkan pergelangan tangan dengan cara memutar.

SELAMAT BERMAIN DAN BELAJAR.
Feel free to like, tag and share

Posted on 1 Comment

10 permainan matematika sederhana untuk ceriakan belajar anak Anda

Matematika seringkali menjadi momok bagi banyak anak-anak, khususnya yang baru saja belajar matematika secara formal. Pada tahun 2015 lalu saya dan tim Science Factory membuat sebuah buku elektronik berisi 10 permainan matematika sederhana dari barang-barang yang ada di sekitar kita. Buku ini berisi 10 jenis permainan yang bisa Anda gunakan untuk menambah keceriaan saat belajar matematika bersama siswa/buah hati Anda.

Silakan klik di sini untuk mengunduh buku elektronik tersebut.
Semoga ada manfaatnya untuk pembelajaran si kecil ya.